Fakta Menarik Chester Bennington, Vokalis Linkin Park yang Tak Tergantikan
Ditinggalkan oleh vokalis utamanya kini band yang bergenre Rock ini kehilangan bagian penting dalam setiap perjalanan karir dan pengalaman hidup mereka.
Mendiang
Chester Bennington merupakan mantan Vokalis band ternama yaitu Linkin Park yang
meninggal setelah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Kematian
beliau pada 2017 lalu akibat bunuh diri telah membuat seluruh penggemarnya di
seluruh dunia merasa terpukul. Selain itu, kamu juga bisa membaca fakta menarik capybara.
Ditambah
lagi, ketika publik perlahan mengetahui bahwa faktor utama mantan vokalis band
ini memantik aksi bunuh diri akibat depresi berkepanjangan yang menghantuinya
sepanjang hidup.
Setelah
5 tahun wafatnya vokalis bersuara menakjubkan tersebut sangat disukai Erica Carlina, tentu merupakan hal yang
baik yang bisa kita lakukan untuk mengenang karya Chester Bennington sebagai
musisi.
Terdapat
beberapa fakta menarik mengenai mendiang vokalis dengan ciri khas potongan
rambut cepak ini. Berikut beberapa fakta menarik Chester Bennington yang
teman-teman harus ketahui.
Chester
Bennington memulai karir bukan bersama Linkin Park
Para
penggemar band Linkin Park pasti sudah mengetahui karakteristik vokal dari
Chester pada saat ini menelurkan album pertamanya bersama Linkin Park pada
tahun 2000 silam dengan judul album Hybrid Theory.
Tapi
apakah kalian tahu kalau sebelum berjaya dengan Linkin Park, Chester memulai
karir bermusiknya dengan grup band lain yang bernama Grey Daze pada tahun 1994
dan menelurkan beberapa karya seperti Wake Me, No Sun Today, dan Amends.
Tapi
sebelum itu dia memiliki sebuah band bernama Sean Dowdell and His Friends yang
berhasil menciptakan tiga buah lagu.
Resign
dari Pekerjaan demi mengikuti Audisi Linkin Park
Chester
sempat bekerja di sebuah Firma Digital karena dia merasa karirnya di bidang
musik tidak berkembang.
Hingga
pada suatu waktu ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan membawa semua
keluarganya ke California untuk mengadu nasib.
Berhasil
lolos audisi band Linkin Park namun pada waktu itu menggunakan nama Xero.
Bersama dengan Mike Shinoda dan juga rekan bandnya mereka berhasil menelurkan
sebuah karya menarik. Namun disayangkan bahwa perilisannya harus tertunda
karena gagal menemui kesepakatan dengan beberapa studio rekaman.
Masalah
kesehatan saat bersama Linkin Park
Salah
satu karakteristik yang membanggakan dari penyanyi legendaris ini adalah ia selalu
bersikap proffesional dalam setiap tindakan dan keadaan.
Banyak
yang tidak mengetahui, pada saat pembuatan album kedua dengan judul Meteora, Chester
sedang dalam kondisi yang tidak sehat.
Kondisi
yang terus menurun membuat ia terus berusaha keras hanya untuk menghadiri sesi
rekaman album yang rilis pada tahun 2003 silam tersebut.
Pada
tahun 2007 di Melbourne, Australia ia juga menderita beberapa penyakit luar seperti
luka pada pergelangan kaki akibat melakukan aktraksi.
Pada
tahun 2011, Chester mengalami cidera pada bahunya saat menjalani tour Asia dan dokter
menyarakan untuk segera melakukan operasi. Akibat dari kejadian ini, dengan
terpaksa Linkin Park membatalkan tiga konser mereka.
Menginggal
karena Depresi
Hingga
saat ini kabar meninggalnya Chester masih menyisakan duka yang sangat mendalam.
Dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya pada tanggal 20 Juli 2017 pukul 09:00
waktu setempat.
Jasadnya
ditemukan tergantung oleh pembantu rumah tangga di kediamannya, Palos Verdes
Estates, California. Kabar ini langsung dibenarkan oleh rekannya Mike Shinoda
melalui cuitan twitternya.
Dimakamkan
pada tanggal 29 Juli 2017, di pemakaman umum South Coast Botanic Garden dan
dihadiri oleh keluarga serta teman dekat dari Chester.
Kepergian
dari Chester Bennington membuat seluruh keluarga, rekan, dan para penggemarnya merasa
sangat terpukul. Sebelum akhir hayatnya ia sempat menciptakan sebuah lagu yang
berjudul One More Light.
Genre
musik yang diterapkan pada lagu itu sangat berbeda dari semua lagu yang pernah dimainkan.
Banyak para penikmat musik dan penggemar yang mengkritik lagu yang dibawakan
Linkin Park sebelum akhir hayatnya.
Pada
akhirnya, lagu tersebut merupakan peninggalan terakhir dari Chester Bennington
kepada seluruh orang di dunia. Saat ini banyak orang yang menyanyikan lagu
tersebut demi mengenang mendiang Chester Bennington. Selain itu, kamu juga bisa membaca fakta menarik capybara.
Demikianlah
beberapa fakta menarik dari Chester Bennington, vokalis band Linkin Park yang
tidak tergantikan. Semoga bermanfaat.






Komentar
Posting Komentar