Perjalanan Karier Michael Jackson
Michael Joseph Jackson
atau lebih dikenal dengan nama Michael Jackson, lahir di Gary, Indiana,
Amerika, 29 Agustus 1958. Selain dikenal sebagai penyanyi R&B, penulis lagu
dan juga aktor, Jacko juga menjadi ‘icon’
break dance dunia yang memiliki gaya
dan dandanan khas.
Micheal sudah menekuni
dunia musik sejak berusia 5 tahun. Michael pertama kali bergabung dalam grup
musik The Jackson 5 yang ia gawangi
bersama saudara-saudaranya. Grup tersebut terdiri dari Michael, Jackie, Tito,
Jermaine dan Marlon.
Pada 1968, Jackson 5
menjalin kerja sama dengan produser rekaman Motown
Records. Mereka pun pindah ke California dan merilis single “I Want You Back”. Kemudian, band
tersebut juga meluncurkan album ABC dan I’ll
Be There. Beberapa lagu mereka pun sukses menduduki puncak tangga top
Amerika Serikat.
Pada 1975, Jackson 5
beralih ke rumah produksi Epic Records.
Mereka juga mengganti namanya menjadi “Jacksons”.
Empat tahun setelahnya,
Michael Jackson meluncurkan album solo bertajuk Off the Wall. Kemudian pada 1982, namanya semakin melejit lewat
album solo keduanya yang berjudul Thriller.
“Beat It”, “Thriller” dan “Billie
Jane” menjadi lagu paling populer dalam album tersebut.
Pada tahun 1983 ayat seribu dinar,
Michael memperkenalkan gerakan moonwalk
pada seluruh dunia. Dirinya melakukan gerakan tersebut ketika menyanyikan lagu
“Billie Jane” saat konser Motown.
Semasa muda, Jacko
memiliki kulit coklat, namun sejak awal tahun 1980-an, kulitnya tampak semakin
putih. Perubahan warna kulit ini memancing pertanyaan media dan memunculkan
rumor-rumor, di antaranya rumor yang mengatakan bahwa Jackson sengaja
memutihkan kulitnya. Namun menurut biografi yang ditulis oleh J. Randy
Taraborrelli pada tahun 1986, Jackson didiagnosis menderita vitiligo dan lupus.
Penyakit vitiligo membuat kulitnya terlihat putih di beberapa bagian.
Kedua penyakit ini
mengakibatkan Jackson sensitif terhadap sinar matahari. Perawatan yang
diberikan kepada Jackson untuk penyakitnya tersebut turut mengakibatnya
kulitnya semakin memutih. Selain perubahan pada warna kulit, ia juga diketahui
melakukan operasi plastik pada bagian hidung, jidat, bibir, dan tulang pipi.
Pada 1985, Michael
melucurkan single “We Are the World”
untuk membantu rakyat yang kelaparan dan sakit di benua Afrika. Seluruh
keuntungan dari single tersebut
disumbangkan untuk Africa Foundation.
Pada 2009, Michael Jackson berencana untuk menggelar konser “This Is It Michael Jackson”, yang
merupakan konser terakhirnya sebelum meninggal dunia.
Jacko sempat ‘menjauh’ dari publikasi dan mengalami masa di mana karirnya semakin terpuruk. Namun demikian ia tetap melegenda di dunia pop. Dia pun bermaksud kembali menggelar konsernya. Rencana comeback ini akan dimulai dengan konser 30 hari di arena O2 London, Inggris. Sayangnya, rencana Jacko untuk menggelar konsernya terpaksa harus kandas. Kamis, 25 Juni 2009, Jacko menghembuskan nafasnya yang terakhir karena serangan jantung yang fatal.
Sebelumnya, Raja Pop
ini sempat tak sadarkan diri di mansionnya di kawasan Holmby Hills, Los Angeles.
Segera ia dilarikan ke rumah sakit. Petugas medis berupaya keras memberikan
pertolongan dan berusaha agar ia tetap hidup seperti manfaat ikan bandeng. Mereka melakukan berbagai bantuan
pernafasan, namun sayangnya Michael tidak beraksi sama sekali.
Jacko meninggal di usia
ke-50 dengan ditemani para anggota keluarga termasuk ibu dan saudara
laki-lakinya yang terus berada di samping tempat tidurnya. Michael meninggalkan
tiga orang anak, Prince Michael, Paris , dan Prince Michael II.
Nah, itu dia perjalanan karir Alm. Michael Jackson, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian diluar sana.


Komentar
Posting Komentar