Profil Dan Biodata Penyanyi Legendaris, Rhoma Irama
Rhoma Irama memulai karir musiknya sebagai Rhoma Irama sebagai bagian dari band pop Orkes Melayu Purnama, merintis beberapa elemen musik dangdut. Dia kemudian membentuk bandnya Soneta Group, mencapai banyak kesuksesan musik dengan gaya dangdut inovatif yang menggabungkan pengaruh Barat, Melayu, dan Bollywood.
Dari akhir 1970-an, ia mulai berubah menjadi gaya yang lebih
berorientasi Islam, memimpin budaya musik populer yang saleh. Selama puncak
ketenarannya di tahun 1970-an, ia dijuluki "Raja Dangdut" dengan Grup
Soneta-nya.
Ia juga membangun karirnya di industri film. Ia juga aktif
di arena politik, dengan riwayat bergabung dengan kampanye untuk Partai
Persatuan Pembangunan (PPP). Awal kariernya di dunia hiburan, ketika mulai
dikenal sebagian bintang film kanak-kanak. Djendral Kantjil, sekitar tahun
1958.
Kariernya di musik dimulai sejak ia usia 11 tahun, Rhoma
sudah menjadi penyanyi, gitaris, pimpinan dan musisi ternama setelah jatuh
bangun ia menjadi penyanyi, gitaris pertama (gitar ritme/gitar pengiring/rhythm
guitar) dan pimpinan dalam mendirikan band musik.
Mulai membentuk band Tornado bersama kakaknya Benny Muharam
menjadi penyanyi, gitaris kedua (gitar utama/gitar melodi/lead guitar) dan tiga
orang tahun 1959.
Dilansir dari wikipedia, Berikut Biodata Singkat tentang
Rhoma Irama:
Biodata Rhoma Irama
Nama lahir : Raden Haji Oma Irama
Nama lain : Rhoma Irama, Raja Dangdut
Lahir : 11 Desember 1946 Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Genre : Dangdut
Pekerjaan : Penyanyi, Aktor, Instrumen Vokal, Gitar
Tahun aktif : 1968–sekarang
Label: Soneta Record, Falcon Music, Blackboard, GP Records,
HP Records, Musica Studio's
Situs web: rhomairama.info
Nama Anak Hasil Perkawinan dengan Veronica:
Debbie Veramasari
Vicky Zulfikar
Romy Syahrial
Perkawinan dengan Marwah Ali:
Ridho Irama
Nazila
Karier
Rhoma dan Benny penyanyi duet itu adalah Everly Brothers,
dua penyanyi Inggris bersaudara yang kembar. Rhoma dan Benny adalah penyanyi
duet dan twin dari gaya Everly Brothers di Tornado. Kemudian ia menjadi pemain
gitar utama, penyanyi dan pimpinannya yang menggantikan posisi kakaknya Benny
Muharam yang sudah keluar ketika Tornado memutuskan untuk dibubarkan saja.
Tornado menjadi membentuk Gayhand saja tahun 1963. Tak lama
kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band
sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar.
Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah
memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya. Berdasarkan data penjualan
kaset, dan jumlah penonton film-film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak
kurang dari 15 juta atau 10 persen penduduk Indonesia.
Ini catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis
kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah
TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut
publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh."
Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang
paling sukses dalam mengumpulkan massa. Pria kelahiran 30 Juni 1984 bukan hanya
tampil di dalam negeri tetapi ia juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura,
dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di
Indonesia.
Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan
akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara
ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.
Bagi para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana
ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik
sosial, dan lain-lain. "Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa
menampilkan lagu Bang Rhoma, karena semua menyukai lagu Rhoma," begitu
tanggapan beberapa penyanyi dangdut dalam suatu acara TV.
Nah, sobat bloger itulah beberapa Informasi seputar profil
dan biodata dari Rhoma Irama Sang
penyanyi legendaris. Berbakat sekali bukan?


Komentar
Posting Komentar